Ibaratnya dalam permainan bola, ibu adalah penjaga gawang, yang tugasnya merawat dan melayani kebutuhan suami dan anak-anak.
Di bulan ramadhan ini pastinya ibulah yang paling repot menyiapkan hidangan berbuka dan sahur. Bangun tidur paling awal dan tidur paling akhir. Tidur ibu akan lebih tenang (ayem) setelah mempersiapkan kebutuhan untuk sahur. Misalnya nasi sudah siap (tinggal menghangatkan), sayur juga sudah dimasak untuk dihangatkan pas sahur, atau mungkin bahan yang perlu diracik (dipotong-potong) juga sudah disiapkan dan pastinya beberapa hal lain lagi yang perlu dipersiapkan.
Nah, semua itu tentu membutuhkan stamina agar tubuh tetap bugar saat puasa. Namun tak hanya ibu saja yang harus jaga stamina, ayah dan anak-anak pun juga penting menjaga kesehatan agar tubuh tetap bugar saat berpuasa. Jadi saya berusaha untuk menyediakan hidangan berbuka dan sahur yang bergizi. Karena suami masih berdinas, anak sulung bekerja dan si bungsu kuliah. Mereka masih beraktivitas dari pagi hingga sore hari.
Untuk menjaga kebugaran saat puasa, tak hanya dengan memenuhi makanan bergizi saja, tetapi ada beberapa tips lain yang harus dilaksanakan. Nah, silahkan ibu baca hingga tuntas ulasannya di bawah ini.
SAHUR TIDAK BOLEH DILEWATKAN
Mengapa sahur tak boleh dilewatkan? Ya karena dengan makan sahur maka energi akan terjaga, sebab orang yang berpuasa sepanjang hari juga butuh energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jadi sahur itu harus ya bu.Menu yang dipilih sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, serat (buah dan sayur), dan cukup cairan.
Karbohidrat akan membantu energi bertahan lebih lama dan tidak mudah lapar. Protein bisa diambil dari telur, tahu, tempe, ayam maupun ikan. Sedangkan yang mengandung serat adalah buah dan sayuran. Jangan lupa minum air putih 2-3 gelas saat sahur agar tidak dehidrasi. Hindari makanan asin, manis dan berlemak agar tidak mudah lapar/haus.
MENCUKUPI KEBUTUHAN CAIRAN
Telah diketahui bahwa tubuh manusia rata-rata terdiri dari air sebesar 60 % hingga 70 % dari total berat badan. Untuk itu jangan sampai tubuh kekurangan cairan.Saat puasa cukupi kebutuhan cairan dengan pola 2-4-2 yakni 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas pada malam hari dan 2 gelas pada saat sahur.
Agar tidak cepat haus, hindarkan minuman yang terlalu manis dan mengandung kafein berlebih.
BERBUKA SECUKUPNYA
Saat berbuka tiba, awali dengan minum air putih hangat dan kurma secukupnya. Demikian juga saya, setelah minum air putih hangat (agar perut tidak kram), bisa dilanjutkan dengan kurma dan makanan takjil (misalnya kolak, snak ringan).Saat berbuka jangan langsung makan makanan berat dan berlemak. Pengalaman saya selama ini, setelah shalat tarawih barulah makan berat dengan porsi secukupnya (tidak berlebihan). Karena setelah beberapa hari berpuada, perut kita akan menyesuaikan pola dan jadwal makan. Biasanya setelah seharian berpuasa, saat maghrib perut rasanya sangat kenyang setelah minum air putih dan makan snack tajil. Bahkan makan berlebihan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas dan mengantuk. Berilah jeda pada perut, jangan langsung makan makanan yang berat.
MELAKUKAN OLAHRAGA RINGAN.
Berpuasa bukan berarti berhenti berolahraga total. Justru bila terbiasa berolahraga, jika berhenti maka tubuh akan terasa tidak nyaman (pegal-pegal, lemas karena kurang gerak dan mudah mengantuk).Kapan waktu terbaik berolahraga saat puasa? Sebagian orang melakukan olahraga di pagi hari, ada juga yang berolahraga menjelang berbuka. Durasi waktu berolahraga kurang lebih 30 menit saja. Lakukan seminggu dua kali seperti jadwal ibu biasa berolahraga. Olahraga yang cocok untuk orang berpuasa adalah jalan santai, senam ringan dan peregangan.
TIDUR YANG CUKUP
Kurang tidur dapat mengakibatkan tubuh cepat lelah dan lemas. Di bulan ramadhan ini usahakan tidur lebih awal, agar dini hari bisa bangun menyiapkan makanan sahur.Saya biasa tidur lebih awal setelah melaksanakan shalat tarawih. Maksimal pukul 09.30 harus sudah tidur, kemudian pukul 02.00 dini hari bangun melakukan shalat malam, lalu bersibuk ria di dapur menyiapkan makan sahur keluarga.
Bila memungkinkan usahakan tidur siang 20-30 menit untuk mengembalikan energi ibu. Tetapi bila tidak biasa tidur siang, carilah kegiatan bermanfaat agar tidak mengantuk, misalnya membaca Al Qur’an atau memasak untuk persiapan buka puasa, boleh juga menulis atau membaca yang mungkin sesuai hobi ibu.
Saya juga tidak biasa tidur siang, saat itu saya manfaatkan untuk menulis walaupun hanya 30 sampai 60 menit saja. Selanjutnya memasak untuk persiapan berbuka keluarga.
MINUM VITAMIN UNTUK DAYA TAHAN
Untuk menjaga daya tahan tubuh sebaiknya minum vitamin, baik itu untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak yang masih sekolah.Vitamin ini untuk menjaga daya tahan tubuh agar stamina tetap terjaga, tubuh bugar dan fit, sehat selama bulan puasa sehingga bisa beraktivitas dengan baik.
IKHLAS DAN NIAT BERIBADAH
Menjalani ramadhan dengan ikhlas dan niat beribadah untuk meraih ridha Allah Swt. Meningkatkan kualitas ibadah baik itu shalat wajib tepat waktu, shalat sunnah, menghadiri kajian, membaca Al Qur’an, rajin bershodaqoh, berbuat kebaikan dan amalan-amalan lain yang Inshaa Allah akan diijabah oleh Allah Swt dan mendapat pahalanya. Aamiin.Itu tadi tips-tips agar tetap bugar selama puasa. Artikel lainnya tentang hal ini bisa dibaca disini.
#Challenge Menulis IIDN

.jpg)
Posting Komentar