wahyusuwarsi.com

WISATA KE GUNUNG ATAU KE PANTAI?

 

Mushala di pantai Sigandu


Bila disuruh memilih wisata ke gunung atau ke pantai? Jawaban saya adalah dua-duanya saya suka. Masing-masing tentu punya kelebihan dan kekurangan, baik itu ke gunung maupun ke pantai. Tetapi kita wajib bersyukur karena pantai dan gunung di Indonesia sangat indah. Apalagi saat ini pemerintah sedang menggalakkan pariwisata di Indonesia setelah sebelumnya terdampak covid. Pemerintah makin memperindah dan membenahi tempat-tempat wisata di Indonesia untuk menjaring wisatawan domestik maupun asing.
 

WISATA ALAM GUNUNG

Banyak sekali gunung di Indonesia dengan view yang memesona. Sebenarn keluarga besar saya lebih suka wisata ke daerah pegunungan, karena udaranya tentu lebih besahabat dibanding ke pantai. Tentu saja karena di pegunungan lebih dingin dan sejuk, sedangkan di pantai matahari akan terasa terik sekali terutama bila siang hari.

Beberapa kali saya sempat beriwisata ke daerah pegunungan bersama keluarga, dan sempat juga berwisata ke pegunungan bersama teman-teman. Sebenarnya memang lebih enak wisata ke pegunungan karena udaranya tentu saja lebih sejuk dan dingin. Tetapi entah kenapa akhir-akhir ini jika wisata ke gunung, saya sering mabuk dalam perjalanan. Mungkin juga karena ada rasa takut melewati jalan yang menanjak dan berliku untuk sampai ke tujuan (di atas), padahal sesampai di atas (tempat tujuan) rasa mual dan pusing itu akan hilang dengan sendirinya, berganti dengan rasa kekaguman terhadap alam semesta ciptaan-Nya. View di daerah pegunungan di Indonesia memang tidak diragukan lagi. Ditambah adanya fasilitas-fasilitas wisata yang telah dibenahi oleh pemerintah dan pengelola.

Beberapa kali saya berwisata ke daerah Gunungkidul Yogyakarta yang merupakan daerah pegunungan. Disana banyak hutan pinus yang saat ini dijadikan obyek wisata, dengan fasilitas spot foto, campingground, glamping, persewaan jeep untuk keliling daerah hutan pinus. Di daerah Pinus Pengger saat ini sudah lebih bagus dibanding beberapa tahun lalu saat saya ke sini. Malah saat saya ke Pengger bareng grup alumni sekolah, kita sempat merasakan off road menyusur sungai Bandungsari. Ngeri-ngeri sedap rasanya, dag dig dug sepanjang off road. Selain itu ada juga ada hutan pinus di Puncak Becici, Bukit Bintang, Jurang Tembelan Kanigoro Yogyakarta dan beberapa lagi. Ulasan dibaca disini.



Jurang Tembelan
wisata-jurang-tembelan-kanigoro
(Gambar: koleksi pribadi)

 
Beberapa bulan lalu saya bersama beberapa teman, wisata ke lereng gunung Merbabu (arah Kopeng). Disana banyak terdapat café-café dengan view yang indah dan spot foto yang instagramable. Café yang sempat saya kunjungi bersama teman adalah Merbabu View di lereng gunung Merbabu, yang jalannya lumayan menanjak juga. Café ini menampilkan view gunung Andong, gunung Merbabu, gunung Telomoyo dan gunung Sumbing. Selain itu ada juga cafe Omah Kembang dengan bangunan dan view seperti di Swiss. View dengan 4 gunung bila udara cerah. Sayang sekali saat saya kesana, cuaca agak mendung .


Merbabu View
resto-merbabu-view
(Gambar: koleksi pribadi)


Omah Kembang Resto
omah-kembang-resto
(Gambar: koleksi pribadi)


Di daerah Boyolali ada sebuah destinasi wisata Hunung Nganten tepatnya di desa Lencoh. Ya memang jalan menuju ke sana sangat ekstrim, tanjakan dan kelokannya sangat tajam. Tapi semua itu terbayar setelah kita sampai di atas dengan biew 2 gunung yang disebut gunung nganten yaitu gunung Merbabu dan Merapi.


Wisata Gunung Nganten
wisata-gunung-nganten-lencoh-boyolali
(Gambar: koleksi pribadi)


Lebaran 2024 saya bersama keluarga besar merayakannya di lereng gunung Slamet, yaitu di Baturaden. Bersama keluarga besar, saya menginap di sebuah vila disana. Tak hanya bersantai di vila saja, akan tetapi kami juga mencoba sensasi naik jeep off road Baturaden. Sama seperti saat off road di Pengger Yogyakarta, disinipun rasanya ngeri-ngeri nagih dan dag dig dug sepanjang jalan yang dilalui. Menyusuri hutan pinus di Baturaden dengan lintasan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk off road. Rasanya tegang, seru tapi menyenangkan. Ulasannya ada di sini.



Hutan pinus
hutan-pinus-di-baturaden
(Gambar: koleksi pribadi)

 

WISATA PANTAI

Nah, selain ke gunung saya juga suka wisata ke pantai. Beberapa pantai di Jawa sudah pernah saya kunjungi. Bulan Juli tahun 2023 kami sekeluarga wisata ke Bali. Namun sayang karena terbatasnya waktu, jadi hanya 2 pantai yang sempat kami kunjungi.

Di Semarang saat ini yang sedang ngetrend adalah Pantai Tirang. Pantai Tirang saat ini sudah cukup bagus karena ada pembenahan dan renovasi dari pemerintah setempat. Tiap minggu banyak juga pengunjung pantai ini. Beberapa melakukan kegiatan olahraga sepeda, senam atau sekedar jalan-jalan dan berenang di pantai.


Pantai Tirang
pantai-tirang-semarang
(Gambar: koleksi pribadi)

 
Pantai berikutnya adalah Pantai Sigandu yang terletak di Kabupaten Batang Jawa Tengah. Saat covid, wisata pantai ini sempat sepi. Bahkan banyak bangunan yang mangkrak antara lain mushala dan beberapa restoran tepi pantai. Bangunan mushala terkena rob air laut sehingga rusak. Tetapi beberapa waktu ini wisata pantai Sigandu sudah dibenahi pemerintah setempat sehingga mulai ramai pengunjung. Ulasannya di sini.


Di Bali kami sekeluarga sempat mengunjungi pantai Tanah Lot. Pantainya tambah keren. Sayang sekali saat itu kami hanya bisa memandang di kejauhan dari atas tebing. Sepertinya pengunjung tidak bisa turun ke bawah (ke dekat pura) karena saat itu air laut sedang pasang, dan ombak sangat besar. Tapi semua itu tak mengurangi kekaguman kami mengunjungi pantai Tanah Lot yang semakin cantik. Ulasan disini.


Tanah Lot Bali
pantai-tanah-lot-Bali
(Gambar: koleksi pribadi)

 
Kemudian kami sempat wisata ke pantai Melasti di daerah Ungasan. Jalan menuju kesana berkelok-kelok dan naik turun. Pantai Melasti terletak di balik bukit (tebing), jadi indah sekali viewnya. Air lautny ada 2 warna yakni berwarna hijau dan biru kehijauan. Saat kita berdiri di pinggir pantai, akan nampak ikan-ikan kecil dan batu-batu karang di bawah laut, saking beningnya air laut. Pasirnya berwarna coklat kekuningan dengan butir-butiran agak kasar. Sayang sekali kami datang saat matahari tepat berada di atas kepala, jadi terasa banget panasnya. Disarankan bila datang ke pantai sebaiknya pagi hari atau sore hari (menjelang sunset). Ulasannya ada disini.


Pantai Melasti
pantai-melasti-bali
(Gambar: koleksi pribadi)

 
Jadi kesimpulannya, berwisata ke gunung ataupun ke pantai sama-sama menarik dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, Saya suka berwisata ke gunung maupun ke pantai. Menikmati alam Indonesia yang sangat indah dan mensyukuri nikmat Allah Swt.

Posting Komentar