Beberapa hari lalu mengikuti rapat panitia hari kemerdekaan yang jadwalnya dilaksanakan malam hari. Selesai mengikuti rapat, saya masih harus menyelesaikan menulis artikel yang sudah mendekati deadline. Padahal beberapa malam sebelumnya saya juga tidur terlalu larut untuk menyelesaikan tulisan-tulisan lain yang belum kelar.
Esok harinya saya bersama panitia lain harus pergi membeli hadiah doorprize untuk acara tersebut. Acara membeli hadiah doorprize tentu tak bisa hanya dilakukan dalam sejam dua jam, pasti butuh waktu lebih untuk memilih-milih hadiah terbaik, dan di beberapa tempat pula.
Dan pada hari H yakni 17 Agustus 2026 menjadi panitia semarak 17 Agustus di komplek perumahan, yang menampilkan perlombaan-perlombaan yang kegiatannya dilaksanakan di luar ruangan (outdoor). Diawali dengan jalan sehat semua warga komplek perumahan, kemudian acara dilanjutkan senam bersama dan setelahnya dilangsungkan berbagai lomba di area outdoor. Cuaca siang itu terasa sangat terik, panas, kering dan berdebu yang menyebabkan mata saya terasa perih.
Belum hilang rasa lelah merayakan 17 Agustusan di komplek perumahan, esok paginya dilanjutkan acara perayaan 17 an di alumni sekolah saya (ALSTE) tepatnya di SMA 3 Semarang. Acara diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan dan berbagai lomba di lapangan sekolah. Kebetulan saya dan teman-teman alumni angkatan, mengikuti lomba-lomba tersebut. Tentunya sebagai partisipasi alumni untuk meramaikan suksesnya acara perayaan 17 Agustus antar alumni. Kegiatan ini cukup menguras tenaga, namun rasanya senang dan puas bisa bertemu teman-teman alumni sekolah putih abu-abu saya.
Dua hari setelahnya kembali saya mengikuti kegiatan Forum Group Discussion yang diadakan di hotel Novotel Semarang diselenggarakan oleh Forwakot, dan dihadiri jurnalis, konten kreator, blogger dan mahasiswa. Saya hadir bersama teman-teman blogger Gandjel Rel Semarang. Acara berjalan selama kurang lebih 3 jam, dan tentunya mata terus menatap layar yang digunakan untuk presentasi, dalam ruangan ber AC pula sehingga mata terasa perih. Selain itu seperti ada sesuatu yang terasa mengganjal di mata, mata pedas dan juga berair. Mata saya rasanya sangat lelah.
Hari itu setelah mengikuti Focus Group Discussion saya langsung meluncur ke sebuah event yakni Pindrikan Market untuk mengikuti kegiatan klub baca Semarang Baca. Sudah beberapa bulan saya menjadi anggota komunitas ini, dalam acara baca bareng (kopdar bareng), yang tentunya fokus pada mata untuk membaca. Pada saat kopdar setiap anggota diharuskan menceritakan isi buku yang telah dibacanya pada yang lain. Nah, tentu sebelumnya dalam beberapa hari saya juga harus menyelesaikan novel yang saya baca kan? Buku dengan tebal 400 an halaman itu saya selesaikan dalam waktu seminggu. Ini juga memicu mata lelah karena harus membaca huruf-huruf yang ukurannya lumayan kecil menurut saya. Ya maklumlah usia sudah 60 tahun, jadi harus disambung dengan kacamata plus 2 untuk membaca.
Dua hari setelahnya kembali saya mengikuti kegiatan Forum Group Discussion yang diadakan di hotel Novotel Semarang diselenggarakan oleh Forwakot, dan dihadiri jurnalis, konten kreator, blogger dan mahasiswa. Saya hadir bersama teman-teman blogger Gandjel Rel Semarang. Acara berjalan selama kurang lebih 3 jam, dan tentunya mata terus menatap layar yang digunakan untuk presentasi, dalam ruangan ber AC pula sehingga mata terasa perih. Selain itu seperti ada sesuatu yang terasa mengganjal di mata, mata pedas dan juga berair. Mata saya rasanya sangat lelah.
Hari itu setelah mengikuti Focus Group Discussion saya langsung meluncur ke sebuah event yakni Pindrikan Market untuk mengikuti kegiatan klub baca Semarang Baca. Sudah beberapa bulan saya menjadi anggota komunitas ini, dalam acara baca bareng (kopdar bareng), yang tentunya fokus pada mata untuk membaca. Pada saat kopdar setiap anggota diharuskan menceritakan isi buku yang telah dibacanya pada yang lain. Nah, tentu sebelumnya dalam beberapa hari saya juga harus menyelesaikan novel yang saya baca kan? Buku dengan tebal 400 an halaman itu saya selesaikan dalam waktu seminggu. Ini juga memicu mata lelah karena harus membaca huruf-huruf yang ukurannya lumayan kecil menurut saya. Ya maklumlah usia sudah 60 tahun, jadi harus disambung dengan kacamata plus 2 untuk membaca.
![]() |
| maraton-kegiatan-menyebabkan-mata-SePeLe (Gambar: pribadi, desain by canva) |
Kondisi cuaca saat siang hari yang sangat panas, kering dan berdebu tentu sangat berpengaruh pada kondisi dan kesehatan mata. Ditambah lagi trasnportasi saya dari satu tempat ke tempat lain menggunakan ojol (ojek online).
Selama seminggu lebih melakukan kegiatan maraton, akhirnya berpengaruh juga pada kesehatan mata saya, rasanya mata jadi Sepet Perih Lelah dan dari informasi yang saya baca ini adalah gejala mata kering. Jadi harap waspada terhadap gejala ini #MataSePeLeJanganSepelein.
Saya pun mencari-cari informasi bagaimana mengatasinya agar #BebasMataKering. Mata adalah salah satu panca indera yang sangat penting, karenanya kita harus selalu menjaga kesehatan mata.
MATA KERING DAN PENYEBABNYA
Informasi yang saya dapat dari alodokter.com sindrom mata kering (keratoconjunctivitis sicca) adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Ini menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak lapisan bening di bola mata dan berakibat gangguan penglihatan. Kondisi-kondisi tersebut dipicu adanya faktor lingkungan di bawah ini.BERADA DI RUANGAN BER AC
Terlalu lama berada di ruangan AC juga menyebabkan mata kering. Suhu AC yang rendah akan menurunkan kelembaban udara sehingga udara yang kering ini membuat lapisan air mata lebih cepat menguap. Akibatnya mata terasa perih dan kering.MENATAP LAYAR GADGET TERLALU LAMA DAN KURANG BERKEDIP
Setiap hari berhadapan dengan layar laptop maupun HP untuk menulis, tanpa terasa saya jarang berkedip (frekuensi berkedip berkurang). Mata jadi terasa sepet dan kering karena air mata lebih cepat menguap.KARENA USIA LANJUT
Usia yang sudah 60 tahun atau lansia memicu produksi air mata yang semakin berkurang. Baru sebentar menatap layar gadget tapi rasanya mata cepat kering dan tidak nyaman.PAPARAN ASAP DAN DEBU
Seperti sudah saya tulis di atas, saat berada di luar ruangan banyak debu beterbangan terutama saat ini adalah musim kemarau yang sangat panas. Hal ini memicu kondisi pada mata saya jadi terasa perih dan mudah berair.CUACA PANAS, KERING DAN BERANGIN
Tidak hanya paparan asap dan debu, bahkan saat ini angin yang kencang serta cuaca yang panas serta kering dapat memicu kondisi mata jadi tidak nyaman. Saat berada di luar ruangan, mata saya terasa sepet, perih dan berair.MENGGUNAKAN LENSA KONTAK
Penggunaan lensa kontak dapat mengganggu kestabilan lapisan air mata dan hal ini menyebabkan mata kering.APA SAJA GEJALA MATA KERING?
Saat sedang menjalankan aktivitas seringkali saya merasakan gejala-gejala yang tidak wajar terhadap mata. Merasakan hal-hal seperti itu tentunya saya segera mencari informasi, apa yang terjadi dengan mata saya? Nah, dari beberapa informasi yang saya baca, ternyata saya mengalami gejala mata kering (dry eyes).MATA TERASA CEPAT LELAH
Ditandai dengan mata yang tiba-tiba terasa sepet dan perih saat sedang menatap layar laptop, dan tentu sangat terasa tidak nyaman jika saya sedang menulis. Ini menyebabkan saya bolak-balik harus berhenti menulis dan beristirahat sejenak.MATA TERASA PANAS
Merasakan mata tiba-tiba terasa panas saat sedang menghadap layar laptop. Keadaan ini rasanya sangat mengganggu, namun untuk mengucek mata pun saya tidak berani karena takut bila berdampak lebih parah.MATA BERAIR
Mata berair atau dalam bahasa Jawa “mbrebes.” sering juga saya alami, terutama saat malam hari menjelang tidur. Biasanya sebelum tidur saya membuka HP atau menulis dengan laptop. Hal inilah yang menyebabkan saya mengalami gejala mata kering dan mata mbrebes (berair).TERASA ADA YANG MENGGANJAL
Gejala lain dari mata kering seringkali ditandai dengan sesuatu yang mengganjal atau mata rasanya seperti berpasir.MATA TERASA BURAM
Menatap layar laptop terlalu lama juga menyebabkan mata atau penglihatan buram. Gejala ini hanya membaik sementara setelah berkedip. Nah, gejala inipun sering juga saya rasakan.MATA TERASA GATAL
Mata gatal tentu sangat menyiksa dan terasa tidak nyaman untuk melihat. Sebaiknya bila mata gatal jangan dikucek karena hal ini malah akan memperparah keadaannya.BEBERAPA TIPS MENGATASI MATA KERING (DRY EYES)
Langkah-langkah sederhana di bawah ini sering saya lakukan bila sudah terasa gejala-gejala dry eyes di atas. Apa saja tipsnya? Simak ulasannya di bawah ini.HINDARI PAPARAN DEBU
Menghindari paparan debu bila berada di luar ruangan dengan cara memakai kacamata untuk melindungi mata. Mungkin bisa diusahakan berada di luar ruangan saat cuaca sudah tidak panas, dan debu berkurang.HINDARI ANGIN DARI AC DAN KIPAS ANGIN
Angin yang berasal dari AC maupun kipas angin akan menyebabkan lapisan air mata cepat menguap sehingga mata terasa perih dan keringHINDARI PAPARAN SINAR MATAHARI
Salah satu penyebab mata kering adalah paparan sinar matahari secara langsung yang menyebabkan silau. Sebaiknya gunakan kacamata hitam saat berada di luar ruangan (bepergian).BERKEDIP SECARA TERATUR
Ketika sedang menatap layar laptop atau menatap HP, berkedip secara teratur dapat membantu melumasi mata agar tidak perih.MENJAGA JARAK MATA DENGAN LAYAR
Saat menghadapi layar laptop maupun HP sebaiknya menjaga jarak antara mata dengan layar. Jarak terbaik adalah sekitar 30-40 cm dengan posisi duduk yang tegak.
MENGISTIRAHATKAN MATA
Mengistirahatkan mata sejenak ketika mata sudah terasa SePeLe (Sepet, Perih, Lelah) ketika menggunakan laptop maupun HP.TIDUR YANG CUKUP
Mencukupkan waktu tidur minimal 7-9 jam setiap malam, juga merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan mata dan mencegah mata kering.MENCUKUPI CAIRAN TUBUH
Cukupkan cairan tubuh dengan minum air putih kurang lebih sebanyak 2 liter setiap hari.TERAPKAN ATURAN 20-20-20
Setiap 20 menit membaca atau melihat layar, alihkan pandangan selama 20 detik, lihat objek yang berjarak 20 kaki (6 meter). Cara ini merupakan langkah sederhana untuk mengurangi kelelahan pada mata saat membaca atau menggunakan laptop dan HP.LAKUKAN PEREGANGAN TUBUH
Duduk terlalu lama dengan posisi mata menatap layar terus menerus, menyebabkan tubuh terasa lelah dan tegang. Sebaiknya bila hal ini terjadi, lakukan peregangan/stretching sejenak. Berdiri ke luar ruangan sebentar sambil mengistirahatkan mata, lakukan peregangan leher, tangan, badan dan kaki. Dan tak lupa lakukan aturan 20-20-20 di atas, hingga semua bagian tubuh dan mata terasa kembali rileks.
MENGATASI MATA KERING DENGAN INSTO DRY EYES
Solusi untuk mengatasi mata kering adalah dengan meneteskan obat tetes mata InstoDry Eyes. Alhamdulillah berkenalan dengan INSTO DRY EYES dapat mengatasi gejala mata kering yang selama ini sangat mengganggu aktivitas saya sebagai blogger.![]() |
| insto-dry-eyes (Gambar: koleksi pribadi) |
MENGENAL INSTO DRY EYES
Awal mula mengetahui informasi tentang Insto Dry Eyes saya dapatkan dari seorang teman yang kebetulan berprofesi di bidang kesehatan. Beliau merekomendasikan Insto Dry Eyes pada saya setelah saya mengeluhkan Gejala Mata Kering yang saya alami.Insto Dry Eye kini hadir dengan kemasan baru berwarna biru. Pada bagian depan terdapat tulisan Insto Dry Eyes, logo HALAL dan logo perusahaan Combiphar.
#InstoDryEyes adalah obat tetes mata yang sangat tepat sebagai solusi mata kering.
Indikasi:
Insto Dry Eyes digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata (biasanya pada penderita rheumatoid arthritis, keratoconjunctivitis dan xerophthalmia), juga digunakan sebagai pelumas pada mata palsu.
Aturan pakai: 1-2 tetes pada setiap mata, 3x sehari atau sesuai anjuran dokter.
Tiap ml Insto Dry Eyes mengandung Hydroxypropyl methylcellulose 3,0 mg dan Benzalkonium chloride 0,1 mg. Hydroxypropyl methylcellulose atau disingkat sebagai HPMC merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi iritasi pada mata.
Insto Dry Eyes dikemas dalam botol mungil 7,5 ml sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas, dan sangat praktis untuk dibawa kemanapun. Saya selalu membawa Insto Dry Eyes di dalam tas, agar dapat menjaga mata tidak kering. Kemasannya yang mungil memudahkan saya menyimpan Insto Dry Eyes ke dalam sebuah pouch khusus obat-obatan yang selalu saya bawa saat sedang bepergian. Namun di rumah, di dalam kotak obat juga tak ketinggalan selalu ada si biru Insto Dry Eyes.
Nah,itu tadi sedikit pengalaman saya saat mengalami gejala mata kering dan solusi mengatasinya dengan meneteskan Insto Dry Eyes. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya.
Referensi:
https://www.alodokter.com/mata-kering
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/mengenal-mata-kering




Posting Komentar