wahyusuwarsi.com

RUMAH PINTAR MEKAR HARAPAN SEKAYU SEMARANG MENJADIKAN ANAK TANGGUH

Rumpin Mekar Harapan

Sore itu langit tampak biru cerah. Dengan semangat dan hati gembira kami pengurus Alste Pengajian hendak beranjangsana ke sebuah rumah pintar di Semarang. Ya, kami berniat anjangsana ke Rumah Pintar Mekar Harapan yang lokasinya ada di Jl Sekayu Temenggungan no 253 Semarang. Sebuah perkampungan lama di kota Semarang, yang kini keberadaannya tergeser adanya pembangunan sebuah mall yang megah, yang letaknya tepat di samping lokasi. Sebagian penduduk asli bahkan sudah pindah dari lokasi kampung Sekayu ini. Saat kami ke sana pun masih ada beberapa rumah bangunan asli yang terlihat sangat vintage. Yuk, baca keseruan kami bermain dan belajar bersama adik-adik di Rumpin Mekar Harapan ini.

MENGENAL RUMPIN MEKAR HARAPAN

Rumah asli di Sekayu
rumah-asli-penduduk-sekayu
(Gambar: koleksi pribadi)

Rumpin yang mempunyai tujuan pendidikan: Membentuk Generasi Mandiri Kreatif dan Beradab, dan slogan Aku Anak TANGGUH (Tanggap Unggul Hebat) ini sudah ada sejak tahun 2009. Walaupun sempat lama vakum, namun sejak adanya covid 2020 mulai aktif lagi hingga saat ini.

Rumpin ini awalnya diprakarsai ibu-ibu PKK RT, karena sejak adanya covid diberlakukan WFH (Work From Home) dan anak-anak juga sekolah secara daring. Mereka tidak ada kegiatan (aktivitas) sehingga menyebabkan anak-anak tersebut asyik bermain gadget. Nah, karena hal itulah maka ibu-ibu pengurus PKK beserta tutor (bunda Dea, bunda Keke dan bunda Wati) mendirikan Rumpin Mekar Harapan ini.

Pada awalnya aktivitasnya hanya bermain sambil belajar. Saat itu masih terbatas anak-anak pengurus saja yang ikut kegiatan ini. Seiring berjalannya waktu, anggota di rumpin ini semakin banyak. Anak-anak itu sangat antusias dengan adanya rumpin ini, mereka mengajak serta teman bermainnya, teman ngajinya untuk ikut bergabung. Hingga kini jumlah total anak yang belajar di rumpin terdata ada 90 anak, yang tersebar di wilayah kelurahan Sekayu. Akan tetapi biasanya pada saat kegiatan jumlah anak yang datang hanya sekitar 20 sampai 25 anak.

Lalu kapan kegiatan anak-anak di rumpin dilaksanakan? Anak-anak melaksanakan kegiatan setelah pulang sekolah dan di akhir minggu (weekend). Jadi tidak mengganggu jam belajar di sekolah. Ada banyak jenis kegiatan disini antara lain yakni edukasi, ice breaking, aktivitas dan kreativitas yang semuanya akan menjadikan mereka generasi TANGGUH atau Tanggap Unggul Hebat. Berbagai aktivitas di Rumpin bisa dilihat di instagram.
Adapun nama-nama pengurus adalah:
Ketua: Fikri Maulana
Tutor + admin medsos: bunda Dea
Tutor + bendahara: bunda Wati
Tutor: bunda Keke

Biaya operasional Rumpin diperoleh dari kelurahan yang disalurkan setiap bulan. Sedangkan untuk dana PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi 25 anak mendapat dana dari Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) kelurahan yang termasuk dari APBD.

ANJANGSANA KE RUMPIN MEKAR HARAPAN SEKAYU

Berkegiatan bersama Rumpin Mekar Harapan
berkegiatan-bersama-rumpin-mekar-harapan
(Gambar: koleksi pribadi)

Kami dari Alste Pengajian Indonesia beranjangsana pada tanggal 25 April 2026. Sore itu cuaca cukup cerah, dan acara akan dilaksanakan pukul 15.00 WIB selepas ashar. Anjangsana sore itu dari Alste Pengajian diwakili oleh mbak Eem alste 82 (selaku ketua), mbak Dian alste 91 (selaku bendahara), mbak Titin alste 90, mbak Puri alste 86, mbak Tika alste 92, mbak Santi alste 73 dan saya sebagai perwakilan alste 85.

Di Sekayu ini masih ada beberapa rumah yang bentuknya asli seperti rumah joglo. Salah satunya dipakai sebagai tempat belajar anak-anak rumpin. Rumah tersebut adalah tempat tinggal bunda Dea salah satu mentor dan pengurus. Tak mengurangi keceriaan mereka yang belajar di teras dan di halaman beralaskan tikar. Tetapi bila hujan datang, mereka pindah belajar di dalam rumah.

Sore itu saat kami datang, suasana masih sepi. Kami menunggu beberapa anak yang belum datang ke lokasi. Sambil menunggu teman-teman yang lain, anak-anak terlihat asyik membaca buku-buku cerita anak yang disediakan pengurus. Dari umur 4 tahun (TK) hingga anak-anak usia SD terlihat sangat menikmati kegiatan di rumpin ini. Kami pun ikut membaur berkegiatan belajar bersama mereka. Setelah acara perkenalan kemudian dilanjutkan berkegiatan.

Kegiatan kali ini adalah mewarnai batik dengan pewarna alam (kunyit). bahan-bahan yang dibutuhkan adalah kunyit (ekstrak), deterjen putih, kapas, cotton bud, pola batik yang akan diwarnai (di kertas buffalo agar tidak tembus air), air. Caranya, deterjen dan kunyit dilarutkan dalam air dalam wadah terpisah. Kunyit digunakan untuk mewarnai latar belakang gambar, dengan cara diusapkan pelan-pelan menggunakan kapas ke seluruh gambar (pola batik). Tunggu sampai kertas yang diwarnai benar-benar kering. Setelah kering, pola diwarnai menggunakan cotton bud. Dan hasilnya sangat cantik. Latar belakang kuning dan pola berwarna merah, sangat kontras dan cantik. Anak-anak tampak gembira dan antusias mengikuti kegiatan ini. Dan tak ketinggalan kami pun ikut mencoba melakukannya.

Mewarnai batik dengan pewarna alam
hasil-mewarnai-batik-dengan-kunyit
(Gambar: koleksi pribadi)

Tanpa terasa hari semakin beranjak sore, dan rintik hujan mulai datang. Acara diakhiri dengan pembagian makanan (nasi dan lauknya) serta uang saku kepada anak-anak yang hadir (25 orang).

Pemberian bingkisan ke rumpin
pemberian-bingkisan-untuk-rumpin
(Gambar: koleksi pribadi)

Kami berpamitan dan pulang dengan hati puas dan bahagia, bergembira bersama anak-anak Rumah Pintar Mekar Harapan Sekayu. Terima kasih kepada para donatur yang mensupport hingga acara ini berjalan lancar. Barakallah. Semoga di lain kesempatan kami bisa berkunjung kesini lagi.




Posting Komentar