wahyusuwarsi.com

TARGET RAMADHAN TAHUN INI

 

Membaca Al-Qur'an

Bicara tentang target ramadhan tahun ini, sebenarnya ada beberapa keinginan saya. Namun target yang utama dan pengen banget dicapai yakni lebih meningkatkan ibadah yang meliputi ibadah wajib, lebih meningkatkan membaca Al-Qur’an, menambah shalat sunnah, dzikir dan istighfar, memperbanyak sedekah serta tentang akhlak dan kebiasaan (meninggalkan yang tidak baik dan berusaha berbuat yang terbaik).

Semua itu bisa tercapai asalkan dilandasi niat yang tulus dan ikhlas, harus konsisten dan mengurangi distraksi gadget. Seringkali saat memegang HP menyebabkan lupa waktu bahkan mungkin menunda-nunda ibadah wajib (shalat 5 waktu). Scrolling HP, melihat tayangan-tayangan yang kurang bermanfaat (misalnya gosip atau yang lainnya) hingga sering menunda waktu shalat.

Selain itu juga saya usahakan agar waktu tidak terbuang terlalu lama di dapur. Saking asyiknya mencoba resep-resep baru untuk berbuka, waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk beribadah, jadi terlupakan, misalnya untuk membaca Al-Qur’an. Jadi sebaiknya memasak dengan menu sederhana, praktis dan hemat. Bisa disiasati misalnya di akhir minggu, memasak menu-menu yang sedikit lebih istimewa. Namun tentunya jangan melupakan ibadah wajib dan sunnah.

MENENTUKAN TARGET YANG SPESIFIK

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, dimana saat itu pintu ampunan terbuka dan dilipatgandakan pahala bagi semua umat muslim. Karenanya saya berusaha melaksanakan ibadah dan berbuat kebaikan semaksimal mungkin.

TARGET IBADAH

Target dalam hal ibadah meliputi ibadah wajib (shalat 5 waktu), membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat tarawih, melaksanakan shalat dhuha, shalat tahajud, memperbanyak dzikir serta istighfar.

Saya berusaha melaksanakan shalat wajib tepat waktu dan tidak menunda-nunda. Akan lebih baik lagi begitu terdengar adzan, langsung bersiap mengambil air wudhu, bila memungkinkan lakukan shalat berjamaah.

Pada ramadhan ini saya ingin khatam Al-Qur’an (satu kali selama ramadhan). Bisa dilakukan dengan cara, setelah shalat membaca Al-Qur’an 2 lembar (dua lembar sama dengan empat halaman), sehingga sehari telah dibaca satu juz dan pada akhir ramadhan sudah khatam.

Melaksanakan shalat tarawih rutin juga menjadi target saya baik itu shalat di rumah atau di masjid. Ya, tahun-tahun lalu shalat tarawih juga rutin namun tahun ini harus lebih meningkatkan dan memperbaiki kualitas shalatnya. Selain itu juga lebih meningkatkan shalat tahajud, shalat dhuha serta melakukan dzikir dan istighfar.

SIKAP DAN KEBIASAAN

Tentang sikap dan kebiasaan yang kurang baik, saya berusaha untuk merubahnya menjadi lebih baik. Tentunya tak hanya di bulan ramadhan ini, Insya Allah bisa istiqomah mempertahankan hal yang baik setelah ramadhan dan seterusnya.

Sebagai contoh, misalnya yang biasanya lebih mudah emosi, dalam bulan suci ini berusaha memperbaiki menjadi lebih sabar, menahan emosi dan lebih bijaksana utamanya dalam merawat, membimbing dan membersamai anak-anak saya dan keluarga tentunya. Selain itu juga tidak mudah mengeluh dan menjalani apa yang sudah menjadi ketetapan Allah Swt. Dan satu lagi yang lebih penting adalah jangan mudah terpancing gosip atau berghibah. Ini yang biasanya menggoda emak-emak, berghibah dan mencari-cari gosip tentang orang lain.

BERSOSIALISASI DENGAN BAIK

Manusia adalah makhluk sosial, karenanya sangat penting bersosialisasi dan menjaga silaturahmi dengan sesama. Dalam hal ini bisa dengan cara membantu tetangga, saudara maupun orang yang butuh pertolongan, bersedekah secara rutin, dan juga menyambung silaturahmi.

MEMPERBANYAK DOA

Berdoa dan minta kepada Allah Swt agar selalu diberi kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah ramadhan. Menjalankan ibadah ramadhan dengan tulus, ikhlas dan sabar untuk meraih ridha Allah Swt.

Rasulullah bersabda bahwa ada tiga doa yang tidak tertolak, salah satunya adalah doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka.

“Rabbana aatina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar.”

MENJAGA KETAHANAN FISIK DAN ENERGI

Menjaga daya tahan tubuh dan energi juga merupakan salah satu hal penting dalam menjalankan ibadah shaum ramadhan. Demikian juga saya, berusaha menyajikan makanan dengan gizi yang mencukupi untuk keluarga. Makanan bergizi tidak harus mewah, namun yang terpenting kandungan gizinya terpenuhi. Jangan lupa saat sahur, minum cukup air agar tidak lemas dan dehidrasi.

Olahraga ringan juga boleh dilakukan saat berpuasa, dengan jalan kaki atau melakukan senam-senam ringan. Biasanya saya lakukan pagi hari agar tidak lemas dan tidak mengantuk, badan juga lebih bugar.

Tidur cukup dan berkualitas juga penting dilakukan saat puasa. Dengan tidur yang cukup, sangat membantu agar menambah energi dan tidak lemas. Karenanya saya berusaha tidur lebih awal setelah shalat tarawih, kemudian bangun juga lebih awal untuk shalat tahajud dan menyiapkan makanan sahur bagi keluarga.

PENUTUP

Sebelum memasuki bulan ramadhan tentukan target-target yang ingin dicapai, dan berusahalah untuk konsisten melaksanakannya. Istiqomah dalam arti tak hanya saat ramadhan saja, namun kebiasaan baik (target) tersebut harus dijalankan selamanya.

Nah, itu tadi target ramadhan saya di tahun ini. Semoga bisa tercapai, semoga saya istiqomah dan konsisten menjalankan tak hanya di bulan ramadhan saja, namun seterusnya. Aamiin.

"Challenge Menulis IIDN"

Posting Komentar