wahyusuwarsi.com

REVIEW NOVEL AISYAH SIRAH KASIH ISTRI TERCINTA RASULULLAH

 

Novel Aisyah

IDENTITAS BUKU

Penulis: Irfa Hudaya

Penerbit: KLIK Media, 2024

Tebal: 258 halaman

ISBN: 978-623-357-044-2

Buku ini menceritakan kisah Aisyah dari lahir, anak-anak, remaja, dewasa hingga menjadi istri Rasulullah dan wafatnya. POV diambil dari beberapa tokohnya yakni Aisyah, Asma, Abu Bakar Ash Shiddiq, Ummu Ruman dan Saudah.

SINOPSIS

Cerita diawali dengan POV Asma sebagai kakak Aisyah. Dalam bab ini diceritakan proses kelahiran bayi perempuan cantik adik Asma, yang kemudian diberi nama Aisyah oleh orang tuanya.

Aisyah adalah putri Abu Bakar Ash Shiddiq (sahabat Rasulullah) dan Ummi Ruman. Setelah lahir, Aisyah dibawa ke ibu susuannya yakni istri Abul Qurais. Begitulah kebudayaan di Arab, setiap bayi lahir akan diberikan ke ibu susunya selama 2 tahun, setelahnya akan dikembalikan ke orang tuanya. Demikian juga Aisyah setelah 2 tahun disapih dari ibu susunya dan dibawa kembali ke Makkah.

Sejak kecil Aisyah hidup penuh kasih sayang. Aisyah kecil suka sekali bermain ayunan.

Aisyah mendapat kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya, terutama ayahnya. Abu Bakar Ash Shiddiq sangat menyayangi keluarganya, diberikannya cinta dan kasih sayang yang tulus bagi mereka. Dan bagi Aisyah, ayahnya adalah cinta pertamanya.

Suatu hari Aisyah dipinang dan dinikahi Rasulullah (Muhammad), umurnya antara 6-7 tahun. Saat itu istri Rasullullah (Sayyidatina Khadijah) telah meninggal. Karena Aisyah belum baliq maka dia masih tinggal bersama orang tuanya. Setelah baliq, Aisyah dibawa ke sebuah rumah yg telah disiapkan oleh Rasulullah, di sekitar Masjid Nabawi. Rumah itu juga dekat dengan Saudah. Saudah adalah istri Rasulullah yg tertua dan merawat putri Rasul bernama Fatimah. Saat itu suami Saudah gugur di medan perang, kemudian dia diperistri Rasulullah.

Adalah Hafshah putri Umar bin Khattab sahabat Rasul. Karena peperangan, suami Hafshah (Khunais) terluka dan wafat lalu Hafshah diperistri Rasulullah. Kehadiran Hafshah tidak menjadikan Aisyah cemburu, bahkan keduanya bersahabat.

Secara bergantian dengan istri yang lain, Aisyah mendampingi Rasulullah dalam perjalanan panjang. Suatu hari ketika menemani Rasulullah di perjalanan Aisyah terpisah dari rombongan dan ditemukan oleh Shafwan Al Mu’aththal. Kemudian Aisyah diantar kembali ke rombongan. Aisyah menunggangi unta milik Shafwan, sedangkan Shafwan menuntun di belakangnya. Namun oleh orang-orang, Aisyah dituduh berzinah hingga Rasulullah pun tidak berkenan (marah) padanya. Akhirnya semua menjadi jelas setelah Allh Swt menyatakan bahwa Aisyah tidak bersalah.

Dalam rangkaian dakwah yang panjang, suatu saat tiba giliran Aisyah menemani Rasulullah untuk menemui Bani Al-Musthaliq. Beberapa berita mengatakan bahwa kaum muslimin dianiaya oleh orang-orang dari Bani Al Musthaliq. Dengan muda Rasulullah memenangkan pertempuran. Banyak orang dari Bani Al Musthaliq yang menjadi tawanan. Dan Rasulullah menikahi seorang tawanan bernama Burrah binti Al Harits bin Abi Dir Aar, yang merupakan salah satu pemimpin Bani Al Musthaliq. Rasulullah kemudian mengubah namanya menjadi Juwariyah, nama yang cantik secantik wajahnya.

Hingga kemudian Rasulullah sakit, dirawat Aisyah dan akhirnya wafat dipelukannya (12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriyah). 

Demikian pula ketika Abu Bakar Shidiq sakit dirawat Aisyah dan wafat serta dimakamkan di rumah Aisyah. Di rumah Aisyah ada pusara Rasulullah, khalifah Abu Bakar Shidiq dan Umar bin Khatab. 

Namun setelah wafat Aisyah tak dimakamkan berdampingan dengan mereka, tetapi dimakamkan di Makam Baqi. Seorang Ummahatul Muhaimin telah tiada. Perempuan  tiada duanya itu  telah kembali ke haribaan-Nya.

KESAN MEMBACA BUKU INI

Membaca buku ini saya jadi lebih mengerti sejarah Islam, utamanya tentang Aisyah istri Rasulullah. Aisyah adalah sosok yang cerdas, berilmu dan dermawan sebagai pendamping Rasulullah. Beliau adalah istri Rasulullah yang paling cerdas dengan hafalan yang sangat kuat.

Mendapat sebutan sosok Humaira yang menggambarkan kecantikan fisik dengan kulit putih kemerah-merahan. Beliau wafat pada usia 67 tahun di Madinah, dan mempunyai kontribusi besar dalam sejarah Islam.

Dari novel ini saya mendapat gambaran tentang kisah romantis antara Rasulullah dan Aisyah, bagaimana Rasulullah memperlakukan Aisyah dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Selain itu juga kisah tentang kasih sayang Abu Bakar pada keluarganya. Peran seorang ayah sebagai cinta pertama bagi putrinya. Kisah tentang cinta yang tulus, kasih sayang yang murni menjadi landasan untuk membangun sebuah keluarga.

Buku yang bagus sebagai referensi tentang sejarah Islam dan istri Rasulullah.


Posting Komentar