Penulis: George Orwell
Penerjemah: Prof. Bakdi Soemanto
Diterbitkan: Penerbit Bentang April 2025.
SINOPSIS
Novel yang menceritakan perebutan kekuasaan oleh binatang di peternakan Manor, pemiliknya adalah Pak Jones.
Suatu malam Major, seekor babi tua mengumpulkan para binatang untuk mengadakan rapat. Dia menceritakan mimpinya tentang pemberontakan yang dilakukan binatang terhadap manusia.
Selama ini mereka di bawah tirani manusia, mereka yang lelah bekerja dan menghasilkan namun yang menikmatinya adalah manusia.
Pemberontakan dipimpin 2 babi, Napoleon dan Snowball dan menanamkan moto pada binatang lain,"kaki empat baik, kaki dua jahat." Yang dimaksud dengan kaki empat yakni para binatang, sedangkan kaki dua adalah manusia.
Sepanjang tahun binatang-binatang itu bekerja seperti budak. Namun, mereka bahagia melakukan pekerjaan mereka, mereka tidak mengeluhkan setiap upaya atau pengorbanan mereka, amat menyadari bahwa segala sesuatu yang mereka lakukan adalah untuk diri mereka sendiri dan untuk yang lahir setelah mereka, bukan untuk sekelompok manusia pencuri yang bermalas-malasan (halaman 61).
Di peternakan akan dibangun kincir angin atas ide Snowball. Kincir angin ini dibangun untuk meringankan beban pekerjaan para binatang. Mereka bergotong royong membuat kincir angin tersebut. Boxer (kuda besar penarik) bertugas membawa batu besar ke atas bukit dan memecahkan dengan cara dijatuhkan dari atas, sedangkan para binatang ikut membantu pekerjaan lain.
Namun, ternyata antara Napoleon dan Snowball sering berdebat (betbeda pendapat), hingga akhirnya Napoleon mengkudeta Snowball dan menyingkirkannya. Ide-ide Snowball pun dirampasnya.
Suatu hari mereka mendapati kincir angin hancur lebur. Mereka mencurigai bahwa itu perbuatan Snowball. Ternyata sudah lama Snowball jadi mata-mata pak Jones.
Di bawah Napoleon, kepemimpinan menjadi otoriter. Bahwa pemimpin selalu benar, yang menentang akan dihukum mati. Namun para binatang tetap loyal dan mendukung Napoleon, padahal kepemimpinannya sangat ororiter dan semena-mena. Kemanapun pergi, Napoleon selalu dikawal anjing-anjing yang siap menerkam siapa saja yang melawan tuannya.
Dalam cerita ini babi-babi hidup seperti raja, sementara binatang lain seperti budak. Mereka bekerja sepanjang hari. Dalam kepemimpinan Napoleon, peternakan itu sekarang tidak makmur.
Suatu hari ada kunjungan manusia ke peternakan, pak Pilkington dari Foxwood. Babi-babi berpesta dengan manusia. Mereka bersulang untuk peternakan Manor. Para babi bermain kartu dengan manusia, dan disinilah terjadi keributan, dimana keributan terjadi karena Napoleon dan Pak Pilkington masing-masing punya kartu as sekop. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Silahkan baca novel Animal Farm.
KESAN MEMBACA BUKU INI
Alur cerita dan bahasa digambarkan dengan jelas, sehingga pembaca mudah mengerti jalan cetitanya. Menurut saya novel ini sangat menarik untuk dibaca. Merupakan novel satire yang menggambarkan keserakahan dan perebutan kekuasaan manusia. Manusia serakah saling berebut kekuasaan, maka rakyatlah yang menderita. Manusia serakah dalam novel ini digambarkan sebagai babi.
Babi adalah binatang serakah dan pemalas. Kuda sebagai binatang pekerja keras.
Kondisi ini mirip dengan sifat manusia yang serakah dan selalu ingin menang sendiri, sehingga tega menyingkirkan lainnya walaupun dengan kekerasan.
Animal Farm nerupakan novel alegori politik yang ditulis George Orwell pada masa Perang Dunia II sebagai satire atas totaliterisme Uni Soviet. Mendapat penghargaan Retro Hugo Award (1996) sebagai novela terbaik, dan Prometheus Hall of Fame Award (2011).


Posting Komentar