wahyusuwarsi.com

MENULIS SEBAGAI IBADAH: MENEBAR MANFAAT MELALUI TULISAN

Menebar manfaat melalui tulisan

Perjalanan ngeblog saya yang sudah berjalan hampir 5 tahun, memberi banyak pengalaman di bidang kepenulisan. Pengalaman-pengalaman itu tentunya berdampak sangat positif bagi diri saya sendiri, demikian juga untuk perkembangan tulisan-tulisan saya di blog.

Mengikuti challenge ramadhan dari Blogspedia yang salah satu temanya adalah Menulis sebagai ibadah-Kontribusi dan manfaat tulisan, silahkan dibaca ulasannya di bawah ini.

MENULIS SEBAGAI IBADAH

Bagi saya menulis adalah menuangkan ide atau isi kepala menjadi suatu rangkaian kalimat. Tulisan-tulisan itu menjadi sebuah artikel yang bermanfaat bagi yang membacanya. Disinilah yang dimaksud menulis sebagai ibadah. Jika tulisan tersebut bermanfaat dan bisa menjadi solusi masalah si pembaca, Insya Allah menjadi pahala bagi penulisnya. Sebuah tulisan tak hanya berhenti di situ saja, namun akan terus dibaca oleh orang-orang yang menemukan tulisan tersebut. Jadi tak hanya berhenti di satu orang saja, karena ada kemungkinan juga ada pembaca lainnya.

Lewat tulisan itulah disebarkan ilmu yang bermanfaat. Bisa juga sebuah tulisan menginspirasi atau menjadi sebuah motivasi bagi pembaca. Karenanya tulislah sesuatu yang baik-baik dan bermanfaat, atau bisa dikatakan beribadahlah lewat tulisan untuk mendapat pahala.

Kita tidak tahu barangkali tulisan kita bisa menjadi salah satu tulisan yang bermanfaat bahkan memotivasi bagi pembaca. Tulisan bisa menjangkau banyak orang, baik yang kita kenal maupun tidak. Saat ini karena adanya kemajuan teknologi (internet), maka sebuah artikel atau tulisan yang dimuat di blog, sosial media bisa dibaca (diakses) oleh orang-orang dari berbagai tempat dan waktu (secara online). Sedangkan tulisan di buku juga bersifat lebih awet karena bisa dibaca secara fisik.

APA SAJA MANFAAT TULISAN?

Setiap orang bisa menulis, baik itu menyampaikan ide, menyampaikan pengalaman, maupun menyebarkan ilmu tentang sesuatu hal yang semua itu bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi yang membacanya. Di era digital ini sangat mudah menulis melalui platform yang tersedia (blog, sosial media atau yang lainnya) sehingga tulisan tersebut bisa diakses hampir setiap orang yang membacanya. Tak jadi masalah apakah seseorang membaca tulisan lewat internet maupun tulisan fisik berupa buku. Suatu tulisan akan meninggalkan jejak yang bertahan lama, karenanya sebagai blogger tulislah hal-hal yang bersifat baik.
Nah, apa manfaat tulisan? Silahkan baca ulasannya di bawah ini.

SEBAGAI SARANA BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN

Dengan menulis saya bisa membagikan pengalaman, maupun informasi yang pernah saya pelajari tentang sesuatu hal. Suatu ketika saya pernah menulis di blog tentang bercocok tanam sesuai ilmu yang pernah saya dapat di kuliah dahulu. Tak disangka-sangka ada seorang pembaca yang menghubungi saya melalui sosial media (DM) dan menanyakan tentang tulisan saya itu. Ada lagi pengalaman lain saat saya sharing tentang cara membuat kompos dan eco enzym, beberapa orang menghubungi saya melalui WA untuk menanyakan lebih detail cara pembuatan dan penggunaannya.

Selain itu saya juga membagikan pengalaman selama bulan ramadhan ala ibu rumah tangga. Contohnya tentang bagaimana membagi waktu selama ramadhan agar bisa tetap berkarya (menulis), bagaimana mengatur menu agar lebih menghemat waktu dan biaya, bagaimana agar tubuh tetap bugar selama puasa dan tips-tips lainnya. Semoga bermanfaat bagi yang membaca tulisan saya.

TULISAN SEBAGAI AMAL JARIYAH

Panti Asuhan Bayi
mengunjungi-panti-asuhan-bayi-bersama-Gandjel-Rel
(Gambar: dokumentasi pribadi)

Tulisan yang bernilai sebagai amal jariyah adalah tulisan yang menuju pada kebaikan-kebaikan. Kebaikan-kebaikan itu bisa berupa menulis ilmu agama, menulis nasihat, menyebarkan kebaikan dan motivasi positif bagi orang lain, sehingga tulisan-tulisan tersebut akan terus memberikan manfaat. Selama tulisan tersebut masih dibaca dan bermanfaat, Insya Allah pahala kebaikan akan terus mengalir bagi penulisnya.

Saya pernah menulis artikel tentang suatu kajian alumni yang saya ikuti, selain menulis di blog saya juga posting di sosial media. Alhamdulillah ada beberapa orang yang membaca tulisan saya, langsung DM lewat instagram berniat bergabung di komunitas pengajian kami.

Pengalaman lain adalah ketika berkunjung ke panti asuhan bayi bersama komunitas blogger Gandjel Rel Semarang, yang saya tulis di blog dan instagram. Banyak pembaca yang menghubungi saya secara pribadi, menanyakan alamat dan penanggung jawab panti, karna mereka ingin berkunjung dan menjadi donatur di sana.

Demikian juga saat saya mengunjungi panti asuhan cacat ganda bersama alumni sekolah, saya pun menulis artikel dan porting di instagram tentang panti asuhan ini. Tak berselang lama banyak orang yang DM saya lewat instagram, menanyakan alamat dan syarat menjadi donatur.

Hal inilah yang mungkin dimaksud menulis sebagai amal jariyah. Tulisan kita memotivasi orang lain untuk berbuat amal kebaikan, yang Insya Allah berbalas pahala dan ridho-Nya.

TULISAN SEBAGAI SARANA MENYEBARKAN INSPIRASI

Tulisan yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi biasanya akan lebih mengena di hati pembaca, utamanya pembaca yang mengalami pengalaman tersebut. Biasanya pembaca akan terinspirasi dari tulisan yang dibaca, misalnya tentang pengalaman hidup penulisnya, tentang perjuangan atau kisah nyata penulis.

Dalam tulisan tersebut biasanya penulis akan memberikan solusi bagaimana mengatasi suatu masalah seperti yang dialaminya, tentu saja berdasarkan pengalamannya. Nah, disinilah biasanya pembaca merasa terinspirasi dan termotivasi setelah membaca tulisan tersebut.

MENULIS MELATIH KESABARAN DAN KONSISTENSI

Dalam membuat sebuah tulisan, pastilah awalnya dibuat suatu kerangka tulisan kemudian dikembangkan menjadi sebuah paragraf dan tulisan yang bermakna. Selain menyusun ide, juga dilakukan pemilihan kata yang tepat agar bisa menjelaskan sesuatu dengan jelas. Proses ini melatih seseorang untuk berpikir secara kritis dan teratur.

Hal lain yang harus ada dalam diri seorang penulis adalah kesabaran dan konsistensi. Kedisiplinan dalam menulis merupakan salah satu bentuk konsistensi. Bagi penulis pemula, berlatih menulis dengan sabar, akan mengasah kemampuan dalam menyampaikan ide ke dalam rangkaian kata.

Dulu awal-awal menulis, saya banyak berlatih terutama kosa kata yang belum begitu saya kuasai. Dengan banyak membaca adalah salah satu bentuk kesabaran untuk mendapat ide tulisan. Tak lupa saya juga harus mendisiplinkan diri dan konsisten dalam menulis artikel, satu jam sehari saja. Dari seringnya berlatih merangkai kata, lama kelamaan tulisan akan berkembang dengan sendirinya. Saat melihat tulisan saya di awal-awal ngeblog, rasanya malu sekali, karena masih berantakan dan kurang rapi. Saya pun menyadari masih harus banyak belajar dan belajar di dunia blogging ini.

MENULIS UNTUK MENGEKSPRESIKAN DIRI

Dengan menulis membantu untuk mengungkapkan perasaan yang ada di hati dan mengeluarkan ide yang ada di kepala, sehingga membuat pikiran lebih ringan.

Wanita membutuhkan sarana untuk mengeluarkan 20.000 kata per hari, dengan menulis bisa menjadi cara untuk mengungkapkan perasaan atau refleksi diri dengan jelas. Karena menulis menjadi ruang yang aman untuk menuangkan pikiran.

SEBAGAI CATATAN PENGALAMAN

Biasanya saya akan menulis artikel tentang pengalaman saya pada hari itu, misalnya saat bepergian ke suatu tempat, saat mengikuti event atau pelatihan. Selain itu juga tentang review buku yang telah saya baca, maupun bila mendapat suatu ide dari referensi (bacaan) yang saya baca.

Harapan saya bila saya sudah tiada suatu hari nanti, tulisan di blog saya bisa dibaca anak cucu sebagai pengalaman saya dan mungkin juga sebagai pelajaran dan motivasi bagi mereka, karena tulisan tidak akan pernah mati. Dan saya akan merasa bangga, karena tulisan tersebut merupakan karya saya semasa masih ada.

PENUTUP

Dari artikel di atas bisa diambil kesimpulan bahwa menulis tidak sekedar merangkai kata menjadi kalimat. Tetapi di dalam tulisan terdapat makna yang lebih dalam yaitu tentang pengalaman, ilmu, ide-ide, motivasi dan inspirasi yang bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Tulisan akan meninggalkan jejak kebaikan yang tak ada matinya. Suatu tulisan yang sederhana mungkin akan sangat bermanfaat bagi orang lain, karena dengan tulisan tersebut seseorang bisa saja menemukan harapan dan semangat baru.
Semoga bermanfaat.

#TheCupuersIsBack
#RamadanSoulJourney
#BloggingAsIbadah



‹ Lebih lamaTerbaru ✓

Posting Komentar