Saya masih ingat awal mula menulis pada bulan September 2021, saat itu covid masih melanda. Masih lekat dalam ingatan, saat itu pemerintah menerapkan sistem belajar online, work from home dan pembatasan kegiatan masyarakat dengan tujuan memutus rantai covid. Berada di rumah dalam waktu lama tentu menimbulkan kebosanan, tak hanya bagi suami dan anak-anak tetapi juga saya sebagai ibu rumah tangga. Setiap hari berkutat di rumah tanpa kegiatan setelah selesai tugas-tugas domestik, rasanya jenuh dan bosan.
Tanpa sengaja seorang adik mengajak saya untuk mulai belajar menulis, minimal belajar membuat blog dan ngeblog. Memang sebenarnya sudah lama saya diajak belajar ngeblog, tetapi saya belum tertarik karena saat itu anak-anak masih kecil, dan saya harus antar jemput kebutuhan mereka. Awal ajakan adik tersebutlah yang membuat saya mulai tertarik untuk ngeblog. Saya pikir tidak ada salahnya belajar hal baru yang bermanfaat. Boleh dibilang bahwa ngeblog merupakan niat dan awal baru bagi saya, yang sama sekali buta tentang dunia kepenulisan.
Menurut saya bagus juga bila saya belajar ngeblog dan menulis, selain untuk memanfaatkan waktu luang, blogging juga sebagai sarana untuk saya agar tidak cepat pikun. Dengan memaksimalkan kerja otak, kita dituntut untuk selalu berpikir kritis secara terstruktur. Walaupun tidak mudah memulai sesuatu yang baru, apalagi saya belum berpengalaman blogging. Namun dilandasi niat yang kuat untuk belajar, awal baru bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan dan menjadi langkah yang ringan untuk dijalani.
Blogging bagi saya adalah awal yang baru, karena blogging tidak hanya sekedar menulis saja. Banyak hal yang harus dipelajari dalam ngeblog, contohnya adalah bagaimana agar tulisan tersebut menarik dan bermanfaat bagi orang lain, bagaimana bisa menginspirasi orang lain agar mengikuti ide yang kita tulis, bagaimana membuat tulisan hidup, bagaimana menulis dengan storytelling dan sebagainya. Selain itu saya harus belajar tentang teknis-teknis ngeblog, contohnya cara memasang template, cara memasang Google Analytic (GA4), cara memakai Google Search Console, cara menerapkan SEO agar tulisan bisa dikenali google dan sebagainya. Dan semua itu membutuhkan proses belajar, yang bagi saya rasanya juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk memahaminya.
BERGABUNG DI KELAS BLOGGING UNTUK BELAJAR MEMBUAT BLOG
Dilandasi niat yang kuat untuk memulai awal baru, saya mulai mencari-cari informasi untuk bergabung di kelas menulis online maupun kelas blogging. Kemudian saya menemukan sebuah kelas belajar membuat blog, yakni kelas online yang berada di Jakarta dengan founder ibu Deka Amalia (Writerpreneur Club By Deka Amalia). Awalnya disini saya belajar bagaimana cara membuat blog, setelahnya diajarkan juga cara menulis di blog (blogger).Setelah mengikuti kelas membuat blog, sedikit demi sedikit saya mulai berani menulis dan mengisi blog. Ya, tentu saja awalnya masih menggunakan blog gratisan. Artikel yang pertama kali saya tulis adalah pengalaman reuni bersama teman-teman kuliah di sebuah tempat di Salatiga, pada bulan September 2021.
Tentu saja pada awal menulis, isi tulisan masih kaku dan belum sempurna. Malah sekarang kalau baca tulisan-tulisan lama saya, rasanya kok malu. Tapi semuanya itu berproses dan harus terus belajar.
Mulai mengisi dan update blog dengan beberapa tulisan sebagai latihan agar lebih lancar menuangkan ide ke dalam tulisan. Saya memakai blog gratisan selama dua tahun, pada tahun 2022 bergabung dengan komunitas blogger perempuan di Semarang, lalu pada Juli 2023 mengikuti kelas Blogspedia Coaching (saat itu saya sudah berani untuk membeli domain).
BERGABUNG DENGAN KOMUNITAS BLOGGER GANDJEL REL
![]() |
| kegiatan-ulang-tahun-gandjel-rel (Gambar: koleksi pribadi) |
Teman-teman di komunitas Gandjel Rel sangat welcome dan tidak pelit ilmu, walaupun rata-rata umurnya jauh dibawah saya bahkan ada yang seumuran anak saya. Kalau dalam pepatah Jawa “Kebo nyusu gudel,” yang artinya kira-kira begini, orang tua yang menimba ilmu (ngangsu kawruh) kepada yang lebih muda. Gudel adalah nama anak kerbau dalam bahasa Jawa. Tapi tidak mengapa, hal ini malah semakin memacu saya untuk lebih banyak belajar dan menimba pengalaman serta ilmu di bidang ngeblog. Rata-rata anggota komunitas ini adalah blogger senior yang punya jam terbang tinggi dan banyak job.
Di komunitas ini juga banyak kegiatan positif yang diadakan saat kopdar. Alhamdulillah tahun ini sudah menginjak tahun ke-11. Mengundang narasumber, mengadakan kegiatan blogging, mengadakan bakti sosial, merayakan ulang tahun komunitas dengan mengundang narasumber dan beberapa kegiatan lainnya.
Dari sinilah saya baru tahu bila ngeblog itu juga bisa menghasilkan yang bersumber bila adanya job dari brand yang mengajak kerjasama, mengikuti lomba blog atau dari sosial media yang ingin bekerja sama. Saya pun sempat beberapa kali merasakan mendapat job dari ngeblog dan menang lomba blog juga. Alhamdulillah.
Tetapi seperti telah saya sebutkan di atas, tujuan utama saya ngeblog dan menulis adalah supaya tidak cepat pikun. Karena di usia 60 ini rasanya sering sekali otak menjadi blank dan pelupa. Karenanya dengan memaksimalkan kerja otak diharapkan bisa menjadi obat agar tak cepat pikun dan pelupa. Sebelum menulis kan tentunya harus mencari referensi topik yang kita tulis, Nah, dari kebiasaan rutin membaca dan menulis inilah otak kita dirangsang untuk selalu berpikir kritis dan analitis.
BERGABUNG DENGAN BLOGSPEDIA COACHING 4
Diajak bergabung di Blogspedia Coaching oleh foundernya (mbak Marita), tanpa berpikir panjang langsung saya mendaftarkan diri. Kesempatan emas untuk belajar ilmu blogging tidak akan pernah saya sia-siakan, dan kelas nya gratis pula. Kelas ini berjalan selama 3 bulan dengan materi yang sangat bagus, istilah anak sekarang materinya “ndaging”.Banyak materi yang dipelajari di BC 4 ini, yang diajarkan secara bertahap dan setiap tahap akan diberikan tugas yang harus dikerjakan dalam batas waktu tertentu. Kemudian kita diberi tugas juga untuk membuat artikel dari setiap materi yang diajarkan (minimal 800 kata). Wah, tentu saja 800 kata itu sangat banyak menurut ukuran saya yang baru belajar ngeblog.
Banyak istilah-istilah teknis yang awalnya saya belum paham, setelah mengikuti kelas BC 4 ini jadi lebih paham. Di kelas ini juga diajarkan bagaimana memasang template blog, memasang GA4 dan cara penggunaannya, Google Search Console, bagaimana menerapkan SEO dalam tulisan, serta istilah-istilah blogging misalnya DA, PA, DR dan lain-lain. Awalnya tentu saja saya tidak punya gambaran dengan hal-hal tersebut di atas, akan tetapi para coach dengan sabar dan telaten mengajarkan hingga benar-benar paham dan dapat menggunakan tools-tools tersebut. Dan ternyata dalam blogging, tools-tools itu sangat penting untuk dipakai. Ngeblog tidak hanya sekadar menulis lalu publish, tapi harus bisa memberi nyawa tulisan itu dan setidaknya sesuai SEO agar dikenali google.
Ada satu hal yang hingga saat ini tidak pernah saya lupakan, yaitu tentang Big Why ngeblog. Awal mengikuti kelas BC4 yang pertama kali ditanyakan adalah, apakah big why ngeblog kita. Masing-masing orang mempunyai big why ngeblog yang berbeda-beda. Apakah big why ngeblog saya? Seperti sudah tertulis di atas, big why ngeblog saya adalah agar tidak mudah pikun dan untuk mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat. Jadi suatu saat bila semangat ngeblog menurun, ingatlah awal big why ngeblog. Hal ini akan menimbulkan lagi semangat ngeblog yang sempat menurun.
MEMULAI NIAT DAN AWAL BARU DENGAN BLOGGING
Bagi saya, blogging adalah salah satu bentuk awal baru yang tentunya harus dilandasi dengan niat yang kuat. Niat untuk belajar tentang blogging, niat konsisten menulis, juga niat untuk selalu update blog. Jadi blogging bukan hanya sekadar menulis, namun juga berkaitan dengan niat-niat yang telah saya sebutkan tadi. Ada beberapa hal yang saya lakukan saat mulai ngeblog. Silahkan baca ulasannya di bawah ini.INGAT NIAT AWAL NGEBLOG
Saya harus selalu mengingat niat awal atau big why ngeblog saya. Dengan selalu mengingat big why ngeblog, bila suatu saat semangat saya menurun atau writer block (ide yang buntu), maka saya tak boleh berhenti ngeblog tetapi harus tetap bertahan dan terus menulis. Karena dengan niat yang kuat, akan meringankan langkah menuju tahap selanjutnya.Bagi saya blogging mempunyai banyak manfaat yakni, bisa menjadi tempat berbagi ilmu, menginspirasi orang lain yang membaca tulisan saya, mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif, agar tidak cepat pikun, atau menyalurkan hobi menulis. Tentunya saya berharap tulisan saya akan membawa manfaat dan menginspirasi bagi yang membacanya.
BERANI MEMULAI
Saat pertama kali ngeblog saya merasa belum siap dan ragu-ragu kalau tulisan saya kurang bagus (tidak mendapat respon baik dari pembaca). Dengan adanya niat yang kuat, saya berhasil menghilangkan rasa ragu-ragu dan mencoba menulis blog. Memang saat pertama menulis, pastilah tulisan tersebut kurang sempurna. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, tulisan akan semakin berkembang begitu pun ide akan mengalir dengan sendirinya.Hingga saat ini saya merasa malu saat membaca tulisan yang pertama kali saya publish di blog, karena pastinya banyak kekurangan dan kurang luwes. Namun hal itu bisa menjadi pembelajaran untuk saya terus belajar dan memperbaiki kekurangan tersebut.
MENULIS SESUAI KEMAMPUAN
Awal mula mulai ngeblog tentu masih banyak kendala yang ditemukan. Pada awal menulis, saya merasa belum percaya diri menulis di blog dan sempat merasa belum pantas mempublish tulisan tersebut. Ada rasa was-was bila tulisan tidak ada yang membaca, merasa bahwa sebagai pemula tulisan saya kurang bagus, dan bahkan kadang-kadang timbul rasa malas untuk menulis (tidak konsisten).Kembali ke big why menulis, semua kendala harus bisa teratasi dengan niat yang kuat dari hati. Pada awal-awal menulis memang tulisan saya jauh dari kata sempurna, akan tetapi seiring berjalannya waktu kemampuan menulis ini semakin berkembang. Tentu saja dengan lebih rajin merangkai kata dan menimba ilmu kepenulisan untuk meningkatkan kemampuan.
Jadi untuk memulai menulis tidak perlu harus sempurna dengan tulisan yang bagus, tetapi mulailah menulis semampunya. Bila awalnya hanya mampu menulis 15 menit atau menulis kurang dari 500 kata, anggap saja sebagai latihan supaya lebih lancar menulis ke depannya.
Saat awal mula ngeblog saya hanya mampu menulis kurang lebih 15 sampai 30 menit sehari, dengan jumlah kata kurang dari 500, tetapi setiap hari saya berusaha konsisten menulis untuk melatih kelancaran merangkai kata menjadi kalimat yang bermanfaat.
MENJAGA KONSISTENSI MENULIS
Menulis blog memerlukan konsistensi yang harus dijaga, untuk selalu update blog agar tidak menjadi sarang laba-laba (seperti kata coach Marita) dan blog tetap hidup. Selama ngeblog, saya berusaha konsisten menulis setiap hari, menyediakan waktu minimal satu jam untuk menuliskan ide yang ada di kepala, maupun bila ada challenge menulis atau job menulis.Tetapi ada juga orang yang tidak selalu menulis setiap hari, dan sudah punya jadwal menulis yang teratur, misalnya menulis dua kali seminggu pada hari yang telah ditentukan, atau menulis seminggu sekali di akhir minggu.
Jadi yang terpenting disini bukan kecepatan menulis kita, tetapi bagaimana kita bisa menjaga konsistensi menulis tersebut. Karena konsisten menulis adalah sebagai bentuk melatih kedisiplinan. Dengan konsisten menulis, maka menulis akan menjadi suatu kebutuhan dan kebiasaan yang menyenangkan.
MENDAPAT IDE DARI LINGKUNGAN SEKITAR
![]() |
| mencari-ide-tulisan-dengan-membaca (Gambar: Pinterest) |
Saya menulis tentang topik yang ringan-ringan saja, misalnya tips tentang berolahraga bagi lansia, menu sehat untuk lansia, tips-tips tentang masalah seputar ibu rumah tangga, review buku yang telah saya baca, atau tentang hal apapun yang menurut saya bermanfaat bagi orang yang membaca artikel saya.
TETAP MENJAGA SEMANGAT MENULIS
Di tengah-tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga dimana pekerjaan domestik tak ada habisnya, menjaga semangat menulis adalah hal yang penting. Jangan sampai karena badan sudah lelah secara fisik, menulis jadi tidak konsisten.Waktu terbaik bagi saya untuk menulis yaitu di pagi hari setelah pekerjaan domestik selesai atau malam menjelang tidur. Bagi saya menulis memerlukan ketenangan pikiran maupun suasana sekitar. Saya tak bisa menulis bila kondisi sekitar sangat ramai atau berisik, yang sangat mengganggu konsentrasi menulis.
MENDAPATKAN BANYAK MANFAAT DARI BLOGGING
Banyak manfaat yang saya dapatkan setelah ngeblog. Yang utama tentunya mendapat teman-teman baru dengan minat yang sama, menambah ilmu blogging dan kepenulisan yang bisa menjadi bekal menulis. Selain itu juga menyebarkan kebaikan melalui tulisan, bila tulisan saya bermanfaat dan menginspirasi bagi orang yang membaca. Manfaat lain adalah bisa menyalurkan ide menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, dan tentunya membuat pikiran lebih ringan karena menulis bagi saya juga bisa menjadi hiburan dan refreshing.PENUTUP
Mulailah ngeblog dengan big why atau niat awal, sehingga dapat memacu semangat untuk terus ngeblog dan berbagi lewat tulisan. Dengan menjaga konsistensi menulis, maka menulis merupakan kebiasaan dan kebutuhan yang menyenangkan.Melalui tulisan, kita bisa menyebarkan kebaikan dan menginspirasi orang yang membaca. Dengan niat yang tulus dan konsisten, blogging bisa menjadi ruang untuk berkarya dan berbagi manfaat.
Semoga bermanfaat.
#TheCupuersIsBack
#RamadanSoulJourney
#BloggingAsIbadah



.jpg)
Posting Komentar