wahyusuwarsi.com

REVIEW NOVEL "BILA JODOH"

 

Novel Bila Jodoh

IDENTITAS BUKU

Novel bergenre drama ini ditulis oleh mbak Rahmi Aziza, seorang blogger yang juga penulis naskah komik. Awalnya cerbung ini ditulis di KBM App (judul Ipar Posesif), lalu dibukukan menjadi sebuah novel. Novel yang membuat saya penasaran untuk tak berhenti baca (kurang lebih 3 jam), karena penasaran dengan endingnya. 

Judul buku: Bila Jodoh

Penulis: Rahmi Aziza

Penerbit: AE Publishing

Ukuran buku: 14x20 cm

Jumlah halaman: 286 halaman.

Tahun terbit: Pebruari 2023

QRCBN:.62-218-5985-175

SINOPSIS

Nadia, wanita berumur 25 tahun dengan seorang anak bernama Rania (2 tahun), baru 4 bulan yang lalu suaminya meninggal karena kecelakaan.

Nadia, Arya (suami Nadia), dan Rania tinggal di rumah orang tua Arya . Di rumah itu juga ada Arman adik Arya yang masih melajang.

Sejak suaminya meninggal, sebenarnya Nadia ingin hidup mandiri bersama Rania, namun ibu mertuanya tak mengizinkan. Ibu mertuanya meminta agar Nadia tetap tinggal bersamanya, agar ibu bisa melihat cucu semata wayangnya tumbuh.

Ibu mertua Nadia mempunyai permintaan yang menurut Nadia tak masuk akal. Nadia diminta menikah dengan Arman (adik iparnya). Bagamana sikap Nadia? Tentu saja Nadia menolak, dengan alasan Arya baru saja meninggal, Nadia ingin hidup bersama Rania tanpa ada orang lain di kehidupannya. Sebaliknya dengan Arman  yang selalu tak bisa menolak keinginan ibunya.

Kedekatan Nadia dan Arman menimbulkan berbagai gunjingan para tetangga. Arman lah yang mengantar jemput Nadia dan Rania, dan selalu siap menolong mereka bila dibutuhkan. Demikian juga Rania sudah merasa nyaman berada dekat pamannya, Arman.

Konflik mulai datang saat Nadia diterima bekerja di sebuah cafe, milik seorang artis sinetron, Galang.  Awalnya antara Nadia dan Galang selalu berselisih paham, bahkan Galang selalu bersikap kasar terhadap Nadia.

Kedekatan antara Nadia dan Galang dimulai saat Nadia diminta oleh pak Wira ( manajer cafe) untuk mendampingi Galang selama syuting di Semarang.

Kedekatan mereka membakar kecemburuan Arman, yang setia mengantar jemput Nadia. Ternyata Galang menyukai Nadia, dan  berusaha dekat dengan Rania anaknya.

Hingga kedekatan mereka tercium oleh sosmed gosip dan menimbulkan kehebohan para netizen. Nadia diserang netizen fans berat Galang. Pun demikian dengan pacar dan mantan pacar Galang, yang tidak suka dengan kedekatan Galang dan Nadia. Kemudian Nadia memutuskan menenangkan diri ke Kudus, rumah bulik dan pakliknya dengan diantar Arman. Saat itu Galang sudah kembali ke Jakarta.

Bulik terus mendesak Nadia agar menerima lamaran Arman, namun Nadia masih ragu. Nadia mendapat info dari teman SMA nya, bahwa Arman suka Nadia sejak mereka SMA. Jadi selama 4 tahun Arman menahan perasaan, tinggal seatap dengan orang yang disayangi yang telah menjadi kakak iparnya.

Atas saran buliknya, Nadia melakukan shalat istikharah, hingga akhirnya mendapat petunjuk untuk menerima lamaran Arman.

Sementara itu Galang kembali ke Ausie untuk mengurus bisnis cafe papanya, yang saat ini sedang sakit.

Cerita berakhir happy ending. Nadia menerima cinta Arman dan menikah dengannya.

KESAN MEMBACA "BILA JODOH"

Cerita yang tidak membosankan dan menimbulkan rasa penasaran pembaca. Biasanya tiap baca novel, saya selalu jeda waktu beberapa hari. Tapi baca novel mbak Rahmi ini, rasanya penasaran pengin segera tahu endingnya. Total waktu baca novel ini hanya dalam waktu kurang dari 3 jam, saking penasarannya.

Setting cerita ada di sebuah cafe Kota Lama, sangat familiar bagi saya. Saya membayangkan sebuah cafe di Kota Lama dengan gambaran persis yang ada di novel ini. Saya bahkan merasa seolah-olah berada di sana. Mbak Rahmi sangat pintar membawa perasaan  pembaca ke dalam alur ceritanya.

Awalnya saya sempat bingung dengan perasaan Nadia. Antara Galang dan Arman, Nadia pilih yang mana? Nadia memberi kesempatan Arman dan Galang untuk dekat dengannya.

Kadang Nadia cemburu pada mantan pacar Galang. Tak jarang Nadia memberi perhatian lebih pada Galang. Namun Nadia juga merasakan perasaan yang lain di hatinya, bila berdekatan dengan Arman. Merasa nyaman atas perhatian-perhatian Arman, walaupun dengan nada ketus dan memerintah.

Rasa penasaran saya terbayarkan, setelah membaca ending novel ini yang berakhir Happy Ending.

Temans yang penasaran dengan novel ini, sila baca di KBM App atau beli novelnya. Pasti ngga akan kecewa.


Posting Komentar