wahyusuwarsi.com

ARISAN GAOL (piknik 1) Jumog

 PIKNIK KE JUMOG WATERFALL

Assalamualaikum

Piknik yuuk..!!

Arisan gaol piknik.....waah udah kebayang hebohnya, rempongnya, ribetnya....biasalah emak-emak kalau udah ngumpul pasti ramenya  melebihi orang sekompleks. Pikniknya sih udah 2 tahun lalu (Januari 2019) sebelum pandemi.

Anggota Arisan Gaol adalah alumni SMA 3 Semarang (ALSTE 85) jumlahnya kurang lebih 15 orang dan arisan ini sudah berjalan sejak tahun 2010. Alhamdulillah silaturahmi masih terjalin sampai sekarang.

Kali ini kami memilih kota Solo untuk piknik sekalian buka arisan, tujuannya ke air terjun Jumog dan candi Sukuh di daerah Karanganyar.

Berangkat dari Semarang jam 06.00 pagi dengan mobil Elf sewaan, kami berjumlah 9 orang (Rinas, Dina, Asih, Siti dengan adik dan keponakan, Tri dan keponakan, dan saya). Perjalanan lewat jalan tol hanya memakan waktu kurang lebih 1 jam. Logistik sepanjang jalan sangat terjamin, makan teruuus. Yuli dan putrinya menyusul kami di daerah  Karanganyar, karena Yuli berdomisili di Solo. Jadi kami 11 orang yang berangkat piknik.

Air terjun Jumog terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar Jateng dan berada di lereng timur Gunung Lawu. Jarak tempuh dari Solo kurang lebih 41 km. Sedangkan jarak tempuh dari pusat Kabupaten Karanganyar adalah 22 km dengan waktu tempuh 45 menit (Sumber : dari Google).

Sampai di lokasi masih belum terlalu siang,   waktu menunjukkan jm 9.30. Dari tempat parkir menuju lokasi kira-kira jaraknya 800 meter dan mobil tidak dapat naik ke atas (lokasi), lokasi hanya dapat ditempuh dengan motor atau berjalan kaki. Banyak jasa tukang ojek yang siap mengantar wisatawan dari parkiran ke lokasi dengan tarif Rp 10.000. Waktu itu saya memilih naik ojek untuk sampai ke atas daripada berjalan kaki...hahaha.

Harga tiket masuk Rp 5.000 per orang, masih tergolong sangat murah, sedangkan parkir mobil Rp 15.000,  karena obyek wisata air terjun  Jumog masih dikelola oleh warga sekitar.

           


                       

Jarak menuju lokasi air terjun masih 400 meter dengan menuruni anak tangga  yang katanya berjumlah 116 anak tangga.  Perjalanan menuju air terjun sangat nyaman dan adem. Selain karena anak tangga yang sudah disemen rapi, juga karena di kanan kiri ditumbuhi pohon-pohon pakis. Dilengkapi dengan view pegunungan dan ada sungai yang mengalir di bawah. Setelah anak tangga habis  kita masih harus berjalan 100 meter untuk menuju air terjun dan air terjun itu ada di balik tebing.

Air terjun Jumog dikenal juga dengan sebutan Air Terjun Pengantin, karena terbelah 2 dan seperti air terjun kembar. Tingginya sekitar 30 meter dengan debit air yang tidak begitu deras. 

Kita bisa bermain air sepuasnya di lokasi air terjun dan banyak obyek yang menarik untuk berfoto selfie maupun untuk hunting foto bagi yang hobby fotography. 




                


Fasilitas lain yang disediakan yaitu kolam renang, tempat bermain untuk anak-anak, mushola, toilet dan disepanjang sungai banyak pedagang makanan yang berjualan. Menu yang tersedia mulai dari mi goreng, bakso, tidak ketinggalan adalah sate kelinci dan sate ayam, juga masih banyak menu dan jajanan yang lain. Jadi tidak perlu khawatir kalau kelaparan. Kita dapat menikmati hidangan sambil duduk lesehan di sepanjang sungai. Menikmati suasana alam pegunungan yang sejuk.
      



Hari semakin siang, tidak  lupa kami mampir pasar kecil di lokasi dan belanja oleh-oleh. Pasar tersebut menjual bermacam sovenir dan oleh-oleh makanan khas daerah dan ada buah-buahan juga. 

Selfie duluuuu....ceeekreeeek 

              


Saatnya pindah ke destinasi yang lain....yaitu ke Candi Sukuh yang letaknya masih satu daerah dengan air terjun Jumog.

Sampai jumpa ke destinasi berikutnya.

BRAVO ALSTE 85

Bersambung "Candi Sukuh"

😍😍😍😍😍

Wassalamualaikum 





















Posting Komentar