Bulan suci ramadhan telah berlangsung beberapa hari. Di bulan yang suci ini merupakan momen istimewa bagi setiap umat muslim.Menjalankan puasa selama 30 hari, dan meningkatkan ibadah untuk mendapat ridha Allah Swt.
Sebagai ibu rumah tangga, bulan ramadhan tidak hanya soal menahan lapar dan haus, namun harus bisa mengatur waktu, strategi tepat, serta menjalankan ibadah dengan ikhlas agar bisa tetap produktif di bulan ramadhan.AGAR PRODUKTIF BAGI IRT DI BULAN RAMADHAN
Produktif di bulan ramadhan bisa diartikan melakukan hal-hal bernilai ibadah dan bermanfaat, tak hanya soal pekerjaan yang bertambah namun harus selesai. Karena tentunya saat ramadhan aktivitas ibu juga bertambah. Mulai dari menyiapkan makanan sahur, menyelesaikan tugas domestik (mencuci, menyetrika, memasak dan lainnya), menjalankan ibadah wajib dan sunnah, mendatangi kajian, menyiapkan buka puasa, shalat tarawih, tadarus, melayani kebutuhan suami dan anak-anak dan beberapa aktivitas lainnya.Untuk mengatasi semua itu dapat dilakukan dengan hal-hal berikut ini:
- Menetapkan prioritas beberapa aktivitas yang paling penting. Sebagai contoh adalah ibadah wajib dan sunnah, perhatikan kesehatan diri ibu, perhatikan kebutuhan keluarga, dan bila memungkinkan lakukan aktivitas tambahan misalnya menulis, membaca, upgrade skill, maupun usaha rumahan.
- Menjaga kesehatan dan energi. Dengan menjaga energi saat puasa, produktivitas akan tercapai. Karenanya jangan lewatkan sahur, perbanyak minum air putih (metode 2:4:2), mengkonsumsi buah dan sayur, melakukan olahraga ringan, jangan begadang, tidur yang cukup.
- Merencanakan menu setidaknya untuk seminggu ke depan. Lakukan meal preparation untuk menghemat waktu dan tenaga. Memasak masakan yang praktis, cepat, bergizi seimbang untuk menjaga kebugaran tubuh selama puasa.
- Membuat jadwal harian yang wajar dan tidak terlalu berat. Misalnya membagi waktu untuk beribadah dan tadarus, pekerjaan domestik, istirahat dan menyiapkan hidangan berbuka maupun sahur.
- Memanfaatkan waktu untuk pengembangan diri. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan membuka peluang usaha di rumah ( menerima pesanan makanan, atau yang lainnya), belajar keterampilan baru (menjahit, memasak dan lainnya), mengikuti kelas online gratis, menulis blog, journaling harian.
- Menjaga keseimbangan emosi. Rasa lapar, haus serta badan yang lelah gampang memicu emosi. Karenanya usahakan untuk bisa mengendalikan emosi dengan cara beristirahat sejenak, dan lakukan semuanya dengan ikhlas dan berniat ibadah untuk mendapatkan ridha Allah Swt
KEGIATAN PRODUKTIF BAGI IRT SAAT RAMADHAN
Beberapa kegiatan produktif bagi ibu rumah tangga yang dapat dilakukan di rumah saat ramadhan akan diulas di bawah ini. Kegiatan-kegiatan ini tetap ringan namun bermanfaat.MENINGKATKAN IBADAH HARIAN
Di bulan suci ini mari kita berlomba-lomba meningkatkan ibadah. Kegiatan meningkatkan ibadah dapat dilakukan misalnya membaca Al-Qur’an 1 juz perhari sehingga pada akhir ramadhan sudah khatam, meningkatkan ibadah sunnah dengan shalat sunnah, dzikir, istighfar, memperbanyak shodaqoh dan ibadah yang lainnya, mengikuti kajian online maupun offline, membuat jurnal harian ramadhan.MENGEMBANGKAN USAHA RUMAHAN
Bagi ibu yang mempunyai keterampilan memasak, bisa menerima open pre-order untuk lauk berbuka atau frozen food Selain itu juga bisa menerima pesanan takjil untuk masjid, maupun kue-kue kering lebaran. Usaha lainnya adalah menerima pesanan hampers untuk ramadhan maupun hampers lebaran. Aktivitas-aktivitas tersebut bisa dilakukan di rumah, namun menambah penghasilan.MEMBUAT KEGIATAN POSITIF BERSAMA ANAK
Kegiatan positif dan edukatif bersama anak di bulan ramadhan tujuannya agar anak tidak bosan menunggu waktu berbuka. Kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak misalnya, mengajak anak membagikan takjil, belajar mengaji, membuat hasil karya yang berhubungan dengan bulan ramadhan, bercerita tentang kisah-kisah nabi dan yang lainnya.PERSIAPAN LEBARAN
Membersihkan rumah untuk persiapan lebaran, tidak perlu sekaligus tetapi cukup 30 menit per hari misalnya. Hal ini dapat dilakukan dengan merapikan lemari pakaian, menyusun anggaran untuk kebutuhan lebaran, membersihkan rumah per bagian, decluttering barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi.MENGATUR MENU SEHAT
Merencanakan menu sehat bisa dilakukan untuk satu minggu kedepan, baik untuk menu sahur maupun berbuka. Berbelanja kebutuhan selama seminggu dan melakukan meal preparation untuk menghemat waktu dan tenaga ibu.MULAI UPGRADE SKILL
Untuk mengembangkan diri atau upgrade skill, ibu bisa mengikuti kelas-kelas online yang gratis maupun berbayar yang saat ini ada di internet. Kelas-kelas online tentang keterampilan memasak, menjahit, atau bisnis rumahan yang menghasilkan.Bila ibu suka menulis, lakukan aktivitas ini saat ramadhan dengan menulis blog atau artikel bertema ramadhan. Bisa juga mengikuti challenge menulis online yang biasanya banyak dilaksanakan oleh komunitas-komunitas menulis.
Demikian pula ibu bisa mendengarkan kajian-kajian online yang ada di youtube atau media sosial lainnya.
MENJAGA KESEHATAN DAN ENERGI
Menjaga kesehatan diri sangat penting, dan bisa dilakukan dengan cara makan makanan sehat dan bergizi seimbang. Jangan lupa lakukan olahraga ringan (berjalan santai, stretching ringan). Dengan tubuh yang sehat dan energi terjaga, maka ibadah pun juga lancar.MEMBUAT EVALUASI DAN TARGET HARIAN (JOURNALING)
Bila memungkinkan, buat evaluasi dan target dalam satu hari atau disebut juga journaling. Lakukan dengan mengevaluasi ibadah hari itu, menuliskan 3 hal yang disyukuri, dan menyusun rencana untuk besok.PENUTUP
Nah, itu tadi makna produktif saat ramadhan dan aktivitas produktif saat ramadhan bagi ibu rumah tangga. Produktif adalah ketika waktu, tenaga dan pikiran digunakan untuk hal-hal yang bernilai ibadah, bermanfaat, dan bisa mengembangkan diri dan bukan berarti sibuk yang terus menerus tanpa henti. Semoga bermanfaat.#Challenge Menulis IIDN


Posting Komentar