wahyusuwarsi.com

BUMI CINTA SEBUAH NOVEL PEMBANGUN JIWA KARYA KANG ABIK

Novel Bumi Cinta

DESKRIPSI BUKU

Novel yang ditulis oleh Habiburrahman El Shirazy atau biasa dipanggil Kang Abik , diterbitkan oleh penerbit Author Publishing. Bersisi 40 bab, No ISBN 978-979-3604-35-0.

Sebuah novel pembangun jiwa yang merupakan hasil tadabbur penulis atas firman Allah dalam QS An Anfal (8): 45-47, yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud ria kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.”
“Saya ingin menjadikan novel-novel yang saya tulis sebagai sarana dalam membumikan ayat-ayat suci Al-Quran. Sehingga Al-Quran bisa benar-benar hidup dan bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kang Abik.

SINOPSIS

Menceritakan seorang santri salaf bernama Muhammad Ayyas berasal dari Indonesia yang mengambil tesis di India dan harus melakukan penelitian ke Moskwa Rusia tentang Sejarah Islam di Rusia. Rusia dikenal sebagai negara yang bebas, free sex, tak mengenal Tuhan, dan pengakses situs porno terbesar di dunia.

Karena keterbatasan dana, atas saran seorang teman SMP nya bernama Devid yang sudah lama tinggal di Rusia dan Devid sudah bukan orang Jawa yang menjaga adat ketimuran. Ya,Devid sudah berubah seperti orang Rusia yang bebas dalam pergaulan dengan siapapun termasuk dengan lawan jenis.
Ayyas berhasil menyewa sebuah apartemen yang harganya terjangkau. Sebuah gedung apartemen tua yang dibangun pada zaman pemerintahan Stalin. Ternyata di apartemen tersebut telah ada 2 wanita yang hidup satu apartemen. Walaupun masing-masing punya kamar, tetapi untuk dapur dan ruang tamu dipakai bersama. Iman Ayyas benar-benar diuji, karena di tempat itu banyak godaan dari 2 wanita teman apartemennya. Mereka sering memakai pakaian yang tidak pantas dilihat oleh orang yang bukan muhrim, gaya hidupnya pun sangat bebas. Mereka juga orang-orang yang tidak percaya adanya Tuhan. Namun begitu Ayyas masih bisa bertahan.

Yelena (seorang wanita tuna susila kelas atas) dan Linor (agen rahasia Israel). Yelena seorang yang tidak percaya Tuhan,walau dulu adalah seorang muslim. Hingga ada sebuah peristiwa yang membuatnya tak percaya adanya Tuhan. Setelah Yelena dibuang oleh keluarganya, dia jadi tak percaya pada semua agama termasuk Islam. Sedangkan Linor menganut kepercayaan Yahudi. Mereka berdua menganggap bahwa agama yg dianut Ayyas sangat primitif, karena menyembah Tuhan dengan bersujud.

Penelitian Ayyas dilakukan di sebuah universitas negeri yakni Moskovskyj Gosudarstvennyj Universiteitimeni Lomonosova disingkat MGU, yakni universitas terbesar dan tertua di Rusia. Penelitian Ayyas di MGU sebenarnya dibimbing Prof. Abramov Tomskii, seorang Guru Besar Sejarah Asia Tengah yang sangat disegani di kalangan sejarawan Rusia. Tetapi karena Prof. Abramov ditugaskan ke Istanbul beberapa waktu, maka pembimbing diganti oleh asistennya, yakni Doktor Anastasia Palazzo seorang pakar sejarah Asia Selatan. Pakar sejarah nan jelita.

Banyak kejadian yg dialami Ayyas selama hidup di Moskwa. Ayyas difitnah Linor, dijadikan tersangka pengeboman Hotel Metropol, tetapi alibinya sangat kuat. Saat pengeboman terjadi, Ayyas sedang menjadi pembicara seminar yang disiarkan sebuah televisi swasta secara live. Disini Ayyas menjadi pembicara bersama beberapa narasumber lain.

Viktor Murasov, Ph.D, yang lebih percaya pada ilmu pengetahuan dibanding percaya pada Tuhan. Kemudian ada narasumber Prof. Dr. Lyudmila Nozdryova, Guru Besar Ilmu Bedah Jantung Fakultas kedokteran, kemudian Doktor Anastasia Palazzo dan juga Muhammad Ayyas seorang peneliti dari Indonesia. Seminar live berjalan dengan sukses dan hadirin sangat mengapresiasi pemaparan Ayyas.

Setelah sebulan tinggal di apartemen, Ayyas pindah ke tempat tinggal pak Joko, orang Indonesia yang mengajar di sekolah Indonesia. Disini hidupnya lebih nyaman dan bisa beribadah dengan tenang.

Kejadian lain adalah tentang Yelena yang dianiaya dan dibuang oleh 3 orang lelaki hidung belang. Dia dicambuk, dipukul dan ditendang selama berjam-jam hingga pingsan kemudian dibuang begitu saja di jalanan. Dalam kondisi mengenaskan, tiba-tiba Yelena ingat pada Tuhan, kemudian meminta pertolongan pada Tuhan dengan menyebut namanya. Tak berapa lama seorang pengemis wanita tua lewat dan menolongnya. Saat itu juga kebetulan Ayyas sedang melewati jalan itu, dan menemukan Yelena dan wanita tua tersebut kemudian membawanya ke rumah sakit. Wanita tua itu bernama bibi Margareta yang kemudian diajak Yelena tinggal bersama di apartemennya. Yelena akhirnya percaya bahwa Tuhan lah yang menolongnya melalui Ayyas dan bibi Margareta. Seiring berjalannya waktu, Yelena masuk Islam dan menikah dengan Devid yang telah insaf, dan berjanji menjadi muslim yang baik.

Bagaimana dengan Linor? Linor melarikan diri ke kampung halamannya menemui ibunya, dia menghindar dari kejaran para mafia.

Sedangkan Linor mulai mempelajari tentang Islam. Setelah tahu asal-usulnya yakni ayah ibu kandungnya seorang muslim, Linor masuk Islam. Ayah berasal dari Libanon dan ibu Palestina, namun mereka telah wafat. Linor diangkat anak oleh Madame Ekaterina.

Linor mulai membuka hati dan berniat menemui Ayyas. Bagaimana kelanjutan kisah Linor dan Ayyas? Apakah mereka berdua berhasil menikah dan bersatu? Silahkan baca kelanjutan novel Bumi Cinta.

KESAN MEMBACA BUKU INI

Yang dimaksud musuh dalam surat Al Anfal adalah hawa nafsu kita sendiri. Memang tidak mudah memerangi dan mengendalikan hawa nafsu di saat lingkungan tidak mendukung. Disini penulis mencoba menggambarkan Ayyas sebagai seorang pemuda yang benar-benar sholeh dan menjaga imannya. Walaupun hampir tergoda karena banyak ujian yang dihadapi, namun Ayyas berhasil memegang teguh keimanan dengan selalu mengingat kepada Allah dan menjaga shalatnya.

Novel ini mengambil latar belakang Rusia saat musim dingin. Setiap sudut digambarkan dengan sangat detail oleh penulis. Mulai dari nama tempat, nama jalan, kawasan dan makanan khas. Selain itu juga diselipkan beberapa kosa kata Rusia di setiap dialognya.

Pada halaman 204 Ayyas menjelaskan kepada Doktor Anastasia tentang Islam. Karena Anastasia menganggap agama Islam adalah agama primitif.

Pada halaman 329 Ayyas menjelaskan tentang jenis-jenis atheisme yaitu dialog antara Yelena dan Ayyas. Juga sanggahan tentang atheisme menurut Nietzsche.

Jadi dalam buku ini ada banyak ilmu yang didapat. Penjelasan tentang ayat-ayat Al Quran, penjelasan tentang agama Islam, dan pengamalan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu saja, dalam buku ini juga ada penjelasan tentang paham-paham atheisme (sebagai tambahan pengetahuan saja bagi kita). Semoga bermanfaat.
‹ Lebih lamaTerbaru ✓

Posting Komentar